Cara Mengatasi Anak Hiperaktif.

1 tahun yang lalu      Artikel

Apakah Anak Kita Hiperaktif?

 

Anak merupakan anugerah terindah yang diberikan Tuhan. Sudah sepantasnya kita sebagai orang tua yang harus bertugas menjaga mereka dan mengenali mereka lebih dalam .

Seperti manusia dewasa lainnya, anak-anakpun memiliki kepribadian yang berbeda satu sama lain. Ada anak yang cenderung diam, kritis, bahkan banyak sekali anak yang terlalu aktif.


Kenali Tanda-Tanda Anak Hiperaktif!

Anak yang aktif biasanya memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi sehingga mereka cenderung tidak bisa menahan rasa ingin tahunya. Rasa ingin tahu yang tinggi merupakan tanda bahwa anak    cerdas dan kreatif. Namun, bila terlalu aktif bisa jadi anak termasuk hiperaktif. Tak jarang sikapnya yang terlalu aktif atau berlarian kesana-kemari membuat orangtua kewalahan. Baigaimana cara orang tua mengenali tanda tanda si kecil yang tergolong Hyperaktif ?

 

Mari simak 6 tanda tanda berikut  di bawah  ini tanda-tanda anak yang tergolong hiperaktif:

  1. Tidak fokus
    Anak hiperaktif cenderung tidak bisa bertahan lama dengan yang dilakukannya. Misalnya, bila ia sedang main bola dan ada temannya yang membawa layang-layang, maka ia akan beralih untuk ikut bermin layang-layang. Anak hiperaktif tidak bisa bertahan diam lebih dari 5 menit. Anak ini juga suka berteriak-teriak tidak jelas, dan berbicara semaunya. Juga memiliki sikap yang tidak mudah dipahami.
  2. Sifat menentang
    Anak hiperaktif lebih sulit dinasehati dari pada anak non-hiperaktif. Bila sedang asyik bermain naik turun tangga mereka cenderung masa bodoh, diam saja aatau malah marah dan melanjutkan permainannya saat kita minta untuk berhenti.
  3. Destruktif
    Sebagai perusak ulung, anak hiperaktif harus dijauhkan dari ruangan yang banyak benda-benda berharga atau barang pecah belah dan sejenisnya. Sikap yang suka melempar, menghancurkan barang inilah yang disebut destruktif.
  4. Tidak mengenal lelah
    Meski setiap hari terus-terusan berlari, melompat, atau bergerak terus namun anak tidak tampak kelelahan saat sedang bermain ataupun setelah bermain seharian.
  5. Tanpa tujuan jelas
    Umumnya anak yang aktif membuka buku untuk dibaca, namun pada anak hiperaktif membuka buku dijadikan kegiatan untuk menyobek kertas, melipat-lipat, atau membolak balik tanpa membaca.
  6. Bukan penyabar yang baik dan usil
    Anak hiperaktif cenderung tidak sabar menunggu giliran bermain. Akibatnya, mereka memilih untuk merebut paksa mainan yang sedang dipegang temannya.

Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Usia Lofhana sudah menginjak 2 tahun dan sungguh aktif. Di rumah, ia bisa menaiki segala perabot, bahkan berani memanjat teralis jendela. Bila Ayah Wawan lengah sedikit, Lofhana sudah asyik bermain di jalanan depan rumah. Ketika jalan-jalan dengan Ayah dan Bunda, ia pun doyan menjelajah sendiri. Di toko buku atau supermarket, ia suka bertualang di antara rak-rak dan sibuk memegang semua benda yang menarik perhatian. Seakan baterainya tidak pernah habis.

Sebagian besar anak sering merasa tidak nyaman bila terlalu dikekang atau dibawa ke tempat baru. Terutama saat tahap perkembangan anak belajar berjalan atau usia bermain. Bila Bunda melakukan terlalu banyak larangan, mereka malah akan menjadi gelisah dan menjadi lebih aktif dari biasanya. Tapi Bunda, jangan terburu buru untuk mencap si Kecil sebagai anak hiperaktif. Keadaan yang tidak nyaman, wajar membuat mereka gelisah. Reaksinya bermacam macam, mulai dari bergerak terus, tak berhenti merengek, hingga menangis keras.

Psikolog Anak June Thompson, dalam bukunya Toddler Care, Pedoman Merawat Balita mengatakan seorang anak yang sangat gaduh atau menangis keras, tidak sama dengan anak hiperaktif. "Ini sama dengan anak yang baru bangun tidur di pagi hari dan memiliki energi yang sangat besar," ujar June, dalam bukunya "Toddler Care" yang disulihbahasakan oleh Dokter Novita Jonathan.

Tidak cuma keadaan yang tidak nyaman, sifat anak aktif juga muncul ketika terlalu bahagia atau senang. Menurut Thompson, di saat seperti itu ada semacam perasaan tertantang atau eforia yang membuat anak bergerak ke sana ke mari. Karena itu, Bunda tak perlu khawatir bila melihatnya menjadi sangat aktif.

 

Bunda hanya perlu melakukan beberapa cara mengatasi anak hiperaktif seperti di bawah ini :

  1. Tunjukkan sikap tegas tapi tak perlu marah

Panggil nama si Kecil. Lalu pandang mata dan wajahnya sampai perhatiannya tertuju pada Bunda. Kemudian berikan sugesti dengan mengatakan bahwa tindakannya sudah berlebihan. Bilang juga bahwa rasa senang yang diekspresikannya dengan perilaku tidak baik sudah mengganggu lingkungan sekitar. Misalnya dengan mengatakan "Mainannya kan sudah dapat, nah disayang dong jangan dibanting-banting ya."

  1. Konsisten terhadap apa yang pernah dijanjikan atau diucapkan

Seringkali anak berusia 18 bulan - 3 tahun menjadi lebih aktif karena merasa gusar. Rasa marah timbul sebab ada rasa frustrasi dari dalam diri si Kecil. Salah satu penyebabnya adalah mereka menemukan fakta atau keadaan yang tidak sesuai dengan gambaran yang diucapkan orangtua. Jadi Bunda, jangan memberikan janji berlebihan ya.. Apalagi kalau ucapan Bunda hanya sekedar janji palsu untuk menenangkan saat ia merajuk.

  1. Cobalah mencari tahu penyebab perilaku aktif si Kecil

Bunda bisa mencoba mengingat kembali saat si Kecil menunjukkan perilaku sangat aktif. Sehingga dapat mencari dan menemukan penyebab yang mempengaruhi tingkah laku anak. Dengan demikian, Bunda bisa menemukan solusi untuk mengatasi masalah saat anak menunjukkan perilaku aktif.

  1. Jika harus berkata tidak, berikan penjelasannya

Rasa ingin tahu dan tidak terima dalam diri si Kecil akan memicu tindakan merengek terus menerus. Biasanya ini akan berlanjut menjadi kegaduhan yang lebih besar. Bunda, wajar saja bila anak terpusat pada dunianya sendiri, semua keingintahuannya sebisa mungkin harus dipenuhi oleh orangtua. Berikanlah penjelasan dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti sebagai salah satu cara berbicara yang baik dengan anak. Jangan menggunakan kata kiasan atau analogi. Ikuti terus pertanyaannya sampai ia puas. Setelah itu mereka akan tenang dengan sendirinya.

 

 Begitu ya Bunda.. semoga dengan penjelasan di atas, bunda tidak bingung dan resah jika mengatasi anak yang hiperaktif.

Tetap curahkan perhatian dan kasih sayang untuk nanda tercinta yaa.. itulah karunia Allah terbesar buat kita.

Oya, jika benar2 sayang.. anak2 juga harus mendapat baju2 yang menyenangkan buat mereka. Beliin bajunya di FANFI FASHION saja ya bunda.. itu loo.. pusat baju branded untuk anak2 di Bandung.

FANFI FASHION : PUSAT GROSIR BAJU MURAH BANDUNG
===============================================
Kami menyediakan berbagai baju Branded, baju sisa ekspor, impor dan lokal, untuk anak dan dewasa.
alamat : Taman Pondok Mas Indah, RUKO No.18, Baros, Leuwigajah, Cimahi Jawa Barat.
Untuk Order dan Cek Harga Produk silakan klik : PUSATBAJUMURAH.COM

 

 

Dapatkan Free Ongkir dan keringanan belanja dengan sistem cicilan, jika anda mengorder via toko kami di marketplace : shopee Fanfifashion, atau di Bukalapak : Fanficollection.

https://shopee.co.id/fanfifashion

https://www.bukalapak.com/u/fanficollection

Ikuti terus info terupdate produk di Instagram kami : @ fanfifashion

WWW.INSTAGRAM.COM/FANFIFASHION

Dan Jangan lupa like fanpage kami di Facebook :

  1. JUAL BAJU ANAK BRANDED, https://business.facebook.com/bajuanakbrandedfanfi/

2. BAJU BRANDED MURAH, https://business.facebook.com/Pusatbajubrandedmurah/

 

Grosir Baju Anak, Pakaian Anak, Baju Anak Murah, Baju Anak Perempuan, Baju Anak online, Baju Anak Import,
Baju Pesta Anak, Baju Terbaru Anak, Baju Branded Anak, Baju Anak Bandung, Grosir Baju Anak Murah,
Baju Anak Murah Berkualitas, Belanja Baju Anak,Baju Anak Grosir, Jual Baju Anak, Supplier Baju Anak,
Baju Anak Murah Meriah, Baju Anak Perempuan Murah, Agen Baju Anak Murah, Baju Anak Branded,
Jual Baju Anak Murah, Baju Anak Anak, Baju Anak Laki, Distributor Baju Anak,
Grosir Baju Anak Online Termurah, Grosir Baju Anak Terbaru, Jual Baju Anak Anak Murah Berkualitas,




Komentar Artikel "Cara Mengatasi Anak Hiperaktif."